Senin, 12 Maret 2012

SMK Negeri 3 Madiun mengolah limbah plastik menjadi BBM

SMK Negeri 3 Madiun mengolah limbah plastik menjadi BBM

Sabtu, 18 Februari 2012 19:38:32 WIB
Reporter : Rindhu Dwi Kartiko

Madiun(beritajatim.com) - Guna mengembangkan temuan dari para siswa SMKN 3 Kota Madiun, Gubernur Jawa Timur Soekarwo telah memesan 16 alat pengolah limbah plastik menjadi BBM alternatif karya SMK yang lebih dikenal dengan SMK kimia tersebut.

"Hal ini patut dikembangkan soalnya selama ini sampah plastik menjadi masalah tersendiri karena tidak mudah di uari langsung oleh alam. Dan kalau dibisa diubah manjadi BBM justru menjadi teuan yang "ekselen"," ujar Sukarwo, Sabtu (18/2/2012).

Sukarwo yang ditemui saat acara Pencanangan Gerakan Ramah Lingkungan Menuju Kemakmuran dan Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai BBM Alternatif di Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Desa Kaliabu, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun,ini memberikan 16 alat tersebut ke 12 SMK dan SMA yang ada di Jatim. "Kami memberikan ini (alat pengolah limbah plastik jadi BBM) ke SMK SMA yang berprestasi di Jawa Timur untuk sama-sama mengembangkan temuan ini. Agar nantinya temuan ini bisa mensejah terakan masyarakat karena ada BBM yang harganya murah," kata dia.

Dari 12 SMK yang menerima bantuan mesin tersebut di antaranya, SMK Negeri Geger Kabupaten Madiun, SMA Negeri 1 Mejayan Kabupaten Madiun, SMK Negeri 5 Malang, SMK Negeri Jenangan Ponorogo, SMK Negeri Pilangkenceng Kabupaten Madiun, SMK Negeri 5 Kota Madiun, SMK Negeri 3 Gresik, dan SMK rajawali Malang.

Dalam kesempatan ini, Pak De Karwo juga mencoba mobil Esemka jenis "Sport Utility Vehicle" (SUV) hasil rakitan siswa SMK Rajawali Malang, yang telah di isi dengan BBM alterntif yang terbuat dari sampah plastik tersebut.

Selain pemberian bantuan mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM alternatif, pada acara ini juga diberikan bantuan mesin pengolah sampah organik menjadi biogas kepada sejumlah masyarakat desa di Kabupaten Madiun yang dikoordinir oleh perangkat desanya. Sejumlah masyarakat desa yang menerima bantuan tersebut di antaranya, Desa Kaliabu Kecamatan Mejayan, Desa Tempuran Kecamatan Wonoasri, Desa Pilangkenceng Kecamatan Pilangkenceng, dan Desa Madiun Kecamatan Madiun.[rdk/ted]

SMK Negeri 3 Madiun mengolah limbah plastik menjadi BBM

2 komentar:

  1. ini nih yg perlu ditanggapi serius oleh pemerintah!

    sip sip maju terus!!

    BalasHapus

Silahkan Anda memberi komentar dengan menggunakan gambar-gambar diatas, dengan cara copy paste saja karakter di sampingnya dan selanjutnya menuliskan komentar. Komentar boleh memuji, mencela atau kedua-duanya asal tidak SARA.

Jika ingin komentar anda tidak dipublikasi, silahkan klik disini

Masih kesulitan juga membuat komentar? silahkan klik disini