Selasa, 27 Januari 2009

WADUK PONDOK KU YANG MERANA

Sekitar dua minggu yang lalu aku pulang kampung, dikarenakan ada suata acara keluarga dan semua saudaraku yang dari Jakarta pun pulang kampung tidak terkecuali.

Untuk urusan pulang kampung sich... sekarang ini aku sudah tidak pusing lagi seperti 3 tahun yang lalu saat aku masih di Jakarta, kalau pulang kampung pasti pusing tujuh keliling biaya mahal dan jarak tempuhnya juga lama sekali...paling tidak 12 jam ...itupun kalau lancar...la kalau kena banjir....puyeng dech...dan apalagi kalau mudik lebaran....wis jangan ditanya dech...

Beda dengan sekarang ini... Allkamdullilah dari kantor aku dimutasi ke Surabaya lebih dekat kalau mau pulang kampung...ngak usah pusing-pusing 3 jam sudah sampai.

Sebenarnya bukan itu yang pingin aku ceritakan, bukan masalah pulang kampung yang dekat atau yang lain, tetapi keadaan yang bikin aku prehatin adalah tentang pengelolaan tempat Wisata Waduk Pondok yang berada di Kampung halamanku di daerah Ngawi Sana.

Setiap kali aku pulang kampung, pasti aku luangkan waktu untuk pergi ke Waduk Pondok, tempat yang lumayan sejuk dengan pohon-pohonya yang rindang, memang sih sudah tidak alami seperti waktu dulu aku masih kecil...yang sering pergi ke sana, waktu dulu aku seneng sekali main di kali yang terdapat....seperti trowongan air dan ada tangga-tangganya sehingga kita bisa main naik turun lewat tangga tersebut, trowongan air itu adalah peninggalan penjajah Belanda dan posisi trowongan air itu sekarang ini di bagian bawah aliran Waduk Pondok.

Saat beberapa bulan setelah selesainya proyek Waduk Pondok terlihat sangat rapi tertata dengan baik, ada pondok-pondok diatas bukit yang enak buat duduk dan leyeh-leyeh sambil pacaran....heee heeee heeee dan juga terdapat ayunan untuk anak-anak.

Tapi sekarang semua fasilitas tersebut sudah banyak yang rusak, kalau kita datang kita akan disamput Gapura selamat Datang seperti ini :



Ini Gapura Selamat Datang atau apa ini ?... dan itu Pos kacian banget gentengnya pada pecah.

Memang merawat lebih susah dari pada membangun...itu adalah pribahasa yang tepat untuk tempat rekreasi yang satu ini, mungkin itu adalah ulah para tangan jail yang tidak bertanggungjawab atau memang tidak ada perhatian dari penguasa wilayah atau bagaimana saya sendiri juga tidak tahu.

Disamping semua fasilitas yang sudah tidak terawat, masih ada keprihatinan saya adalah mengenahi Volume air yang tertampung dalam waduk tersebut coba perhatikan :



Menurut data yang saya ambil dari Kotangawi.com Sebagai berikut :

Volume waduk pada :

Muka Air (MA) banjir : 38,1 juta m3, Muka Air (MA) normal : 30,9 juta m3
Volume Mati : 2,9 juta m3, Vol. Efektif : 28 juta m3

Tipe Bendungan ini, berdasarkan materi dan struktur bangunan diklasifikasikan sebagai urugan batu dengan inti tanah dengan panjang puncak mencapai 298 m dan tinggi di atas dasar sungai : 30,67 m. Lebar puncak : 8 m, Tinggi di atas galian terdalam : 32 m, Elevasi puncak : EI + 110 m, Volume tubuh bendungan : 300.000 m3.

Bangunan pengeluaran untuk irigasi :

Tipe : terowongan
Panjang : 199,76 m
Bentuk : lingkaran
Tipe alat operasi : katup kupu
Garis tengah : 3,10 m

Kapasitas : 4,50 m3/detik

Seharusnya pada bulan Januari seperti ini Waduk Pondok sudah terisi air dengan volume diatas normal, akan tetapi saat ini volume air di bawah normal, sehingga fungsi Waduk sebagai irigasi tidak berjalan dengan mulus.

Ini karena sudah beberapa minggu tidak turun hujan, sehingga waduk tidak terisi dengan air yang cukup untuk keperluan irigasi sawah sepanjang aliran sungai dibawah waduk.

Akibat dari air waduk yang sudah tidak bisa mengaliri sawah-sawah tersebut, termasuk sawah di wilayah kampung saya, ini mengakibatkan kekeringan yang berkepanjangan, untuk itu para petani harus membayar pada Tukang Pintu Air agar diberi jatah aliran air atau harus memompa air tanah dengan mesin pompa yang biasanya lebih mahal lagi...kira-kira dua kali lipat, wah kasian para petani kita....kalau tidak air yang langka...ya Pasti Pupuk yang langka...nasib-nasib para petani.

Tapi jangan kawatir, Waduk Pondok masih menyuguhkan keindahan panorama alam yang indah dan tidak membosankan. 



Untuk para blogger yang belum pernah pergi ke sana silahkan coba menikmati keindahannya...gratis lhoo kecuali kalau ada acara Dangdut atau Orkes.

Kalau yang seneng pacaran disana enak banget...Masih banyak semak belukar...lhooo emang mau ngapain sich......

atau yang seneng mancing...disana banyak ikannya lhooo mau ikan cewek atau cowok...e kliru ikan patin, mujaer, tombro, lele, bader dan sebagainya.

Monggo silahkan meluncur ke TKP

14 komentar:

  1. hmmm...tuh juga wadukku juga ...tp jangan merana lah ntar satu saat kan jadi laen hehehe salammmm

    BalasHapus
  2. wew.. parah bgt tu gerbang.. padahal pemandangannya indah tu kayanya, sayang kalo ga dirawat.. btw nanti kapan2 menuju TKP deh he..he..

    BalasHapus
  3. Duh itu mah ngak bisa utk berenang!

    BalasHapus
  4. gak hanya waduk pondok saja yg nasibnya merana, hampir semua tempat wisata dingawi keadaannya seperti tidak terawat. .

    BalasHapus
  5. wahhhh keren...masih alami ya mas...bisa pake nyelem ga waduknya, lumayan dapat udang buat dijual di pasar..

    BalasHapus
  6. bagus banget gambarnya....

    hehe...seger seger

    BalasHapus
  7. 1. mrpall
    Wadukku wadukmu juga
    2. hryh77
    Pemandangan indah sekali...bisa buat Wisata Keluarga atau ama Pacar...Siip
    3 galang
    Asri banget
    4. Dewi
    Asri banget
    5. juliach
    Bisa buat berenang...ama cari ikan
    6. livia
    Iya ...tuh...
    7. casual cutie
    Bisa buat diving ama fishing
    8. rayearth2601
    OK Banget

    BalasHapus
  8. wadukmu wadukku juga.

    So pasti ntar aku kekasna kalau ada waktu dan uang

    BalasHapus
  9. dinas pariwisata kemana ya???????

    BalasHapus
  10. Asli penghuni Ujungnya Waduk Pondok Hadir disini.

    BalasHapus
  11. Ikutan Nimbrungach.aku juga Cah Barat bendungan , asli Desa Gunung sari Deket Rumah Juga Ada Bendungan Namanya Waduk Kedung Bendo, namun saya juga suka pergi ke waduk Pondok selain mancing juga rekreasi namun saat ini saya berada di Jawa Barat .sudah lebih 9 Thn saya ngak kesana kondisi terkini gimana .kawan

    BalasHapus

Silahkan Anda memberi komentar dengan menggunakan gambar-gambar diatas, dengan cara copy paste saja karakter di sampingnya dan selanjutnya menuliskan komentar. Komentar boleh memuji, mencela atau kedua-duanya asal tidak SARA.

Jika ingin komentar anda tidak dipublikasi, silahkan klik disini

Masih kesulitan juga membuat komentar? silahkan klik disini