Kamis, 24 Juli 2008

Berdoa Adalah Kebutuhan

Berdoa Adalah Kebutuhan

 

 

 

"Jika Allah menggerakkan lisanmu untuk memohon,

 

ketahuilah bahwa Dia berkehendak untuk memberimu"

 

(Syaikh Ibnu 'Atha'illah al-Assakandani ra.hu, Syarhul Hikam Juz I, hal. 75 baris ke-26)

 

Seringkali manusia mengandalkan lingkungan sekitarnya. Keberadaaan suami, isteri, orang tua, anak, tetangga, teman dan harta benda seakan-akan merupakan jaminan bahwa segala kebutuhannya akan terpenuhi. Karenanya ia tidak merasa butuh kepada Allah swt apalagi rela hati untuk menengadahkan tangan dan menggerakkan lisan berdoa kepada-Nya. Kalaupun berdoa maka sebatas rutinitas atau pantes-pantesan yang kosong dan kesadaran merasa butuh kepada-Nya. Bahkan ada pula yang mengikuti atau menjadikan acara doa secara berjamaah- sebagai alat untuk menipu masyarakat agar dianggap tokoh agamis. Maka doa-doa ini tidak mustajabah, karena memang pada hakikatnya tidak mencerminkan situasi hati yang butuh dan bersandar hanya kepada Allah swt.

 

Namun jika kita benar-benar mampu membersihkan diri dari ketergantungan terhadap makhluk, apa pun itu bentuknya; harta benda, pangkat, golongan, dsb. Sehebat dan setinggi apa pun derajatnya tetaplah makhluk, tidak punay sedikit pun kekuatan tanpa pertolongan Allah swt. Lalu kita yakin bahwa Allah-lah satu-satunya harapan hingga bibir kita tergerak untuk memohon dan melafadzkan doa niscaya Allah akan mengabulkannya. Allah swt berfirman,

 

"Dan apabila hamba-bamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran" (QS. A1-Baqarah (2): 186

 

By Mayara, Edisi 72 Th. 2008

 

Sa'i Dan Politik Internasional SA

Sa'i Dan Politik Internasional SA

 

Tahun ini Masjidil Haram mengalami pemugaran yang benar-benar sangat besar (megaproyek). Sekitar masjid terkena gusur. Bekas hotel yang sudah diratakan dengan tanah, akan segera dibangun hotel dan apartemen milik raja. Dan, insya Allah, juga ada sedikit perluasan Masjidil Haram.

 

Tidak ketinggalan, lintasan pesa'in pun terkena gusur. Jalur lintasan yang lama dijadikan satu jalur. Sementara, di sebelahnya, lintasan pesa'in yang baru sudah digunakan. Yang mana lebar lintasan relatif lebih kecil. Bahkan, sebagian dari bukit yang sangat menumental (Shafa dan Marwa) juga terkena gusur. Bulan April 2008 sebagian bukit itu sudah terlubangi, yang dipersiapkan sebagai tempat ditanamkan tiang pancang; wa-llahu a'lam. Sehingga bukit Shaffa dan Marwa pun harus bergeser posisi.

 

Isu yang berkembang, areal Masjidil Haram sudah tidak lagi mampu menampung jama'ah. Yang alfaqir tanyakan, benarkah areal Masjidil Haram sudah tidak mampu menampung jama'ah lagi?

 

Perlu diketahui, selama ini pesa'in sudah di buat tiga lantai. Dan, insya Allah masih mencukupi. Sekalipun pada musim haji. Kecuali, jika memang ada kebijakan lain dari pemerintah SA (Saudi Arabia) yang berusaha meningkatkan jumlah jama'ah haji di tahun-tahun mendatang. Terbukti di tahun 2008 pemerintah SA melakukan kebijakan obral visa umrah. Sehingga jama'ah umrah jumlahnya tambah dan terus bertambah.

 

Jangan berpikir, ibadah umrah di Masjidil Haram relatif sepi jama'ah. Tidaklah demikian keadaannya. Utamanya jika musim liburan sekolah. Atau, waktu weekend di Hari Jum'at. Maka, Masjidil Haram penuh sesak jama'ah yang menunaikan ibadah umrah.

 

Ramainya orang pergi umrah. Buat pemerintah SA adalah devisa negara yang sangat besar. Dan, hal itu sangat menguntungkan neraca keuangan negara SA. Seperti diketahui, pemerintah SA sepuluh tahun terakhir, khususnya pasca invasi Irak ke Kuwait, keuangan negara petro dollar itu mengalami goncangan dahsyat.

 

Di mana tidak? Negara kaya tersebut harus membayar semua biaya perang dan dana militer AS, yang konon telah memberikan "bantuan" kepada Kuwait. Publik dunia telah mengetahui, bahwa SA seolah telah menjadi saudara "kakak-beradik" dengan AS. Entah mana yang kakaknya, dan entah mana yang adiknya. Hanya keduanya yang tahu.

 

Sisi lain, tindakan penggeseran lintasan pesa'in membawa munculnya banyak pendapat keagamaan. Ada yang menyatakan tidak sah sa'i di lintasan yang baru. Ada yang berpendapat dlarurat. Ada yang mengatakan, ikuti saja kemauan Saudi. Dan, sampai hari ini ada yang masih belum berpendapat, karena menunggu perkembangan terakhir. Wa-llâhu a'lam.

 

Terlepas dari kesemuanya di atas. Alfaqir lebih melihat kepada kebijakan politik internasional SA. Seperti diketahui, pemerintah SA sangat dekat dengan pemerintahan AS. Sekarang ini dunia mengalami krisis bahan bakar, terutama minyak bumi. Kita tahu masyarakat AS sangat boros dalam mengonsumsi bahan bakar minyak; utamanya bensin. Hampir semua minyak bumi yang dihasilkan Saudi dijual ke AS. Sudah barangtentu dengan harga yang telah ditentukan AS. Anehnya SA telah menyetujui dan memaklumi harga yang tidak normal tersebut.

 

Karena harga minyak yang tidak stabil. Maka, Saudi tampaknya sudah tidak lagi mengandalkan minyaknya sebagai senjata politik negara kaya itu. Kelihatan sekali jika kebijakan negara itu sekarang melirik Haramain (dua tempat suci Makkah dan Madinah) sebagai "obyek wisata relijius" yang berskala internasional. Dan, terbukti selama ini, hasil dari "pelayanan" terhadap ibadah haji dan umrah. Benar-benar menjadikan perputaran real negara itu terus berkembang pesat.

 

Kebangkrutan SA itu dapat dilihat dari banyaknya pemuda Saudi yang sudah mulai mau bekerja. Dan, pelayanan publik terhadap warga negara itu sudah tidak seperti 10 tahun yang lalu. Bulan Juni-Juli Saudi mengalami krisis. Terbukti harga tepung naik dua kali lipat. Yang diikuti dengan harga kebutuhan pokok yang lain.

 

Sangat disayangkan jika kebijakan politik internasional, khususnya yang menyangkut hubungan SA-AS. Ternyata telah menjadikan Saudi bahan mainan kebijakan pemerintah AS. Sadar atau tidak inilah sebuah kesalahan fatal yang dilakukan oleh pemerintah Saudi; khususnya dinasti Ibnu Saud. Dan, yang tak kalah menariknya, kaum muslimin seluruh dunia ikut menanggung kebijakan yang tidak fair tersebut.

 

Padahal selama ini Saudi dan keluarga raja telah mengklaim diri dan pemerintahannya sebagai pelayan Haramain (khadamul haramain). Nyatanya tak lebih dari mencari keuntungan dari "wisata relijius" dari para saudaranya sesama muslim se-dunia. Diakui atau tidak Haramaian adalah milik umat Islam se-dunia.

 

Alfaqir yakin, apabila negara SA dan keluarga raja menjadi khadamul haramain ikhlas, lintasan pesa'in tidak perlu digeser. Cukup ruang masjid saja yang diperluas seluas-luasnya. Namun tempat-tempat yang telah ditetapkan oleh syara' tidak perlu mengalami perubahan.

 

Dan, pemugaran itu menjadi boleh-boleh saja. Asal tidak ada sangkut-pautnya dengan kebijakan luar negeri pemerintahan SA yang sangat menguntungkan AS. Sehingga merugikan kaum muslimin seluruh dunia. Anehnya Saudi dengan ideologi wahabisme-nya tidak pernah merasa, bahwa selama ini telah banyak menyakiti perasaan saudara muslim-nya di seluruh dunia. Lihat saja kebijakan-kebijakan negara wahabi tersebut; sangat diskriminatif dan tendensius sekali.

 

Yang mengkhawatirkan, apabila negara-negara Islam atau negara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam. Yang selama ini perasaannya banyak dicederai oleh Saudi, melakukan tindakan yang tidak indah. Hal itu dapat menjadikan instabilitas keamanan di Makkah. Seperti pernah terjadi beberapa tahun yang lalu (tepatnya 1979 munculnya pemberontakan ratu adil). Hingga akhirnya, Saudi harus minta bantuan Perancis untuk menumpas para pengacau kemanan di Masjidil Haram. Apabila suatu saat terulang, maka tidak mengherankan, nantinya keluarga raja akan meminta bantuan "saudara tuanya"; yaitu Amerika Serikat. Seperti telah diketahui publik dunia, bahwa antara keluarga kerajaan Saudi telah menjalin hubungan "kekerabatan" dengan keluarga Bush.

 

Kontribusi Indonesia terhadap masalah tersebut, tidak banyak menjadikan kebijakan kerajaan SA menggagalkan niatnya untuk mengeser lintasan pesa'in itu. Dewasa ini para ulama Indonesia yang concern dengan masalah internasional kaum muslim sangatlah sedikit.

 

Itu sangat berbeda dengan para ulama jaman dahulu. Sebut saja KH.Wahab Hasbullah dan KH.Bisri Syamsuri yang harus menghadap raja, saat itu, ketika mendengar berita raudlah dan maqbarah (kuburan) Rasulullah saw di Masjid Nabawi hendak diratakan oleh pemerintahan Saudi. Sebab, dianggap telah menjadi ladang syirik, kesesatan, dan bid'ah dlalalah.

 

Hasilnya, raja mau mendengar saran dua kiai tersebut. Dan, sampai sekarang peninggalan sejarah itu dapat dijadikan Pembelajaran Sifat buat kaum muslimin se-dunia.

 

Ternyata betapa berbahayanya, apabila agama dipolitisasi untuk kepentingan melanggengkan kursi kekuasaan. Berhati-hati dengan siapa pun yang berupaya menjual agamanya. Cirinya mudah, agama dijadikan tameng, guna memperoleh ambisi pribadinya.  

 

By Mayara, Edisi 72 Tahun 2008

 

Kamis, 10 Juli 2008

Falsafah Tato

Falsafah Tato

 

Mungkin hampir semua orang tahu tentang apa itu tato, terutama bagi si pelaku yang telah melakukan pada tubuhnya sendiri. Banyak pendapat pro dan kontra mengenai tato ini, sebagian masyarakat yang setuju dengan tato, memandang sebagai sebuah karya seni kuno dan ekspresi diri untuk memperindah tubuh. Sedang yang kontra terhadap tato, menganggap sebagai bentuk penyiksaan diri atau bentuk lain dari anarkisme tubuh sendiri.

 

Terlepas dari pro dan kontra tersebut sebenarnya keberadaan tato sudah lama terjadi, terutama pada kebudayaan jahiliah dengan peradaban kuno. Namun keberadaan dan eksistensi tato ini sendiri sudah banyak mengalami perubahan. Tato tidak hanya dilakukan secara konvensional hanya sekadar coretan pada tubuh dengan warna kelabu. Lebih dari itu seiring dengan perubahan jaman, tato juga mengalami hal serupa, sehingga tidak lagi dengan ditusuki jarum, namun hanya berupa lukisan dengan bahan khusus dan warna yang lebih berfariatif. Selain itu motif gambarnya pun juga lebih terarah, tidak melulu bentuk ukiran semata. Ragam motif gambar tato sudah banyak mengalami perubahan mulai dari motif tumbuhan, binatang sampai perempuan telanjang.

 

Pada mulanya tato hanya digemari oleh kaum pria sebagai bentuk simbol kejantanan dan keperkasaan, sehingga bila ada orang yang tubuhnya semakin banyak tatonya bisa dibilang semakin "jantan dan perkasa". Namun seiring dengan perubahan jaman pula tato sekarang tidak hanya didominasi oleh kaum pri saja, justru kaum perempuanlah yang ramai melakukakannya. Malah bisa dibilang lagi ngetren dan booming para perempuan menato sebagian anggota tubuhnya. Yang lebih mengherankan dan mencengangkan, begian-bagian tubuh perempuan yang ditato tersebut kisaran daerah-daerah "rawan dan sensasional", fenomena apa gerangan yang terjadi.

 

Apapun corak dan bentuk tato serta siapapun yang melakukan, yang jelas tato merupakan bentuk ekspresi diri agar mendapat pengakuan dari orang lain. Sehingga bila ditarik ke dalam syariat dinul Islam, tato merupakan bagian dari bentuk pamer atau riya' terhadap sesama manusia. Tidak ada sedikitpun bentuk ketakwaan dan peribadahan terhadap Allah swt. Orang yang menato bagian tubuhnya cenderung ingin memamerkan bagian tubuh yang telah ditato tersebut. Baik itu mulai dari pangkal lengan sampai di bawah pusar. Tidak laki atau perempuan, bagian tubuh yang ditato ingin diperlihatkan pada orang lain. Sehingga lebih banyak memperlihatkan anggota tubuhnya dari pada menutupinya. Yang tragis lagi kenapa hal ini menjadi kebanggaan? Padahal bagi kaum perempuan menutupi anggota tubuh merupakan kewajiban di dalam syariat dinul Islam. Mungkin hal inilah yang terjadi belakangan ini, di mana sama-sama mengaku dirinya muslim namun tidak segan-segan untuk saling menghajar dan bermusushan.

 

Seperti yang telah kita saksiakan bersama kejadian bulan lalu di silang monas, bagaimana bengisnya anggota organisasi yang mengatas-namakan pembela Islam dengan garang dan rasa kebencian telah melakukan "penatoan" pada kelompok yang tidak sepaham dengan kelompoknya. Bagi gerombolan yang melakukan anarkisme terhadap gerombolan lainya, jelas hanya ingin pamer dan riak semata. Tidak ada bentuk ketakwaan sedikitpun di hadapan Allah swt. Bagaimana tidak, Allah swt yang sebenarnya memiliki Islam saja tidak seanarkis gerombolan tersebut. Islam adalah agama yang dirahmati dan diridlai oleh Allah swt. Kalau ada segelintir orang yang dianggap menodai atau merusak Islam, tentu Allah swt yang paling marah seharusnya. Tapi kenapa gerombolan yang mengaku pembela tersebut seakan-akan dirinya telah mendapat mandat untuk mewakili Allah swt dalam melakukan penghancuran. Dan seakan-akan pula Islam adalah miliknya, sehingga perbuatanya melebihi Tuhan Sang Pemilik.

 

Seperti halnya tato, dengan alasan mempercantik dan memperindah tubuh tidak segan-segan menato dirinya sendiri walau dengan cara anarkis dan menyakitkan. Bagaimana tidak, kaum muslimin adalah bersaudara dan bagaikan satu tubuh, sehingga bila ada satu orang Islam tersakiti maka yang lainya juga ikut merasakan sakit. Inilah yang terjadi, sama-sama mangaku muslim berarti satu tubuh, namun anarkisme yang dilakukan. Berarti juga sama halnya dengan dirinya menyakiti tubuhnya sendiri (menato). Hal ini dilakukan tidak lain hanya memenuhi nafsu kepuasan dan riya' semata, alias ingin dilihat orang lain sebagai gerombolan yang ditakuti, na'udzubillah. Tragisnya lagi ada sebagian ulama, habib dan kiai yang sudah "tidak laku" malah ikut-ikutan mendukung gerombolan tersebut, tidak lain juga hanya ikut numpang ketenaran dan biar masuk TV lagi. Mungkin ini kelompok yang pro dengan menato tubuh.

 

Lain halnya dengan yang kontra penatoan tubuh, menganggap dirinya juga membela kepentingan Islam. Merasa dirinya mewakili Tuhan untuk membelanya, padahal walau tidak dibela sekalipun oleh umat manusia, kalau Tuhan mau tentu tidak akan menemui kesulitan.

 

Semoga dengan keluarnya SKB tiga menteri bisa menenangkan gerombolan-gerombolan yang pro dan kontra dengan tato. Dan semoga pula dengan diberitakannya penatoan di silang monas bisa mengalihkan sementara berita maraknya penolakan kenaikan BBM.

 

Dari falsafah tato ini, kita bisa menyimpulkan sendiri, sesungguhnya siapa yang sesat di hadapan Allah swt, bukan di mata manusia. Yang mentato, yang ditato, yang melihat tubuh bertato, yang pro tato, yang kontra tato, yang menyiarkan tato, atau sponsor yang membiayai penatoan tersebut. Wa-llahu'alam.

 

By Mayara, Edisi 71 Th. VII/Juli 2008

 

SMS Berhadiah

SMS Berhadiah

 

Islam adalah agama yang memberi tuntunan dan pedoman hidup secara menyeluruh dan mengantarkan manusia untuk memperoleh kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat. Ajaran Islam bertujuan memelihara keselamatan agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Segala sesuatu yang memberi manfaat bagi tercapainya tujuan tersebut diperintahkan, dianjurkan atau diizinkan untuk dilakukan, sedangkan yang merugikan bagi tercapainya tujuan tersebut dilarang atau dianjurkan untuk dijauhi.

 

Tidak dapat dielakkan lagi, bahwa teknologi dan media komunikasi semakin hari bertambah maju dan arus budayanya semakin deras, yang menurut futurolog kondang John Naisbitt dalam bukunya High Tech, High Touch, Technology and Our Search for Meaning (sebagaimana yang dikutip Setiawan Budi Utomo) semakin menggiring masyarakat ke "zona mabuk teknologi"  yang ditandai dengan berbagai gejala sosiologis, yaitu: 1). Kita lebih menyukai penyelesaian masalah secara kilat, dari masalah agama sampai masalah gizi; 2). Kita takut sekaligus memuja teknologi; 3). Kita mengaburkan perbedaan antara yang nyata dan yang semu; 4). Kita menerima kekerasan sebagai suatu hak yang wajar; 5). Kita mencintai teknologi dalam wujud mainan; dan 6). Kita menjalani suatu kehidupan yang berjarak dan terenggut.

 

Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi, belakangan ini kita mengenal istilah Short Message Service (SMS). Yang belakangan ini fungsi SMS tidak hanya sebagai sarana untuk mengirimkan pesan singkat, akan tetapi digunakan juga sebagai sarana kuis berhadiah. Hal ini telah mengundang komentar dari berbagai pihak, karena masalah ini dianggap kontroversial.

 

Kuis SMS berhadiah dan macamnya

 

Di antara berbagai macam jenis kuis berhadiah yang paling marak pada akhir-akhir ini adalah kuis dengan menggunakan media SMS. Secara umum kuis SMS berhadiah ini dibedakan menjadi dua macam:

 

1.  Kuis yang diselenggarakan oleh operator telepon (sebagai sponsor dan penyedia hadiah) untuk pelanggannya, dengan menggunakan tarif pulsa biasa bahkan ada yang gratis.

 

2.  Kuis yang diselenggarakan oleh pihak lain bekerja sama dengan operator telepon, dengan menggunakan tarif pulsa premium, yakni berkisar antara Rp. 1.000 sampai Rp. 2.000. Sedangkan hadiah berasal dari akumulasi hasil perolehan SMS. Kuis ini yang diduga banyak kalangan, mengandung unsur judi.

 

Hukum Kuis Berhadiah

 

Maraknya kuis berhadiah melalui media SMS pada akhir-akhir ini menarik perhatian para ulama, sehingga mereka harus angkat bicara mengenai masalah ini untuk mendudukkan persoalan sebagaimana mestinya.

 

Majelis Ulama Indonesia mengharamkan pesan pendek (SMS) berhadiah dan premium call dalam keputusan ijtimak ulama yang dilakukan di Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo, Jum'at 26 Mei 2005. Menurut para ulama, pesan pendek berhadiah serta premium call masuk kategori judi terselubung, yang secara otomatis dilarang dalam Islam.

 

Menurut MUI Pusat, sebenarnya ada tiga pendapat berbeda yang muncul dalam pembahasan. Pertama, mengharamkan SMS berhadiah dan premium call, karena dianggap judi terselubung, dan judi dilarang agama. Kedua, diperbolehkan sepanjang tidak menimbulkan mudarat karena dalam dalil-dalil Al-Quran dan hadis tidak ada soal SMS berhadiah. Pendapat terakhir membolehkannya dengan alasan masalah judi-tidaknya SMS ini tidak jelas. "Tapi mayoritas forum mengatakan ini judi."

 

PBNU juga telah memutuskan bahwa kuis melalui SMS atau telepon yang mengenakan tarif pulsa melebihi tarif wajar atau biasa hukumnya haram karena mengandung unsur maisir atau taruhan.

 

Menurut PBNU, hadiah yang diterima seseorang dari ribuan peserta kuis yang membayar harga pulsa melebihi tarif biasa tidak bisa disebut sebagai hadiah dalam pengertian hukum Islam. Hadiah dalam kuis itu lebih tepat disebut sebagai hasil judi yang secara tegas dan jelas diharamkan agama Islam.

 

Bayangkan, jika satu SMS sang bandar memperoleh Rp.2.000 dikalikan ribuan peserta kuis, sementara yang menang hanya mendapat satu sampai lima juta rupiah, maka kuis ini hanya menjadi sarana untuk mencari keuntungan bagi para pemberi hadiah atau bandarnya.

 

Fatwa atau oleh PBNU disebut putusan hukum tersebut merupakan hasil "bahtsul masail" di gedung PBNU, Rabu (16/8/2006), sebagai lanjutan dari bahtsul masail yang belum bisa dituntaskan pada Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Surabaya akhir Juli tahun 2007. Bahtsul masail yang diikuti para ulama dan kiai dari jajaran syuriah PBNU serta utusan dari LBM NU dari beberapa daerah yang telah diamanatkan oleh Munas dan Konbes.

 

By Mayara, Edisi 71 Th. VII/Juli 2008

Benarkah Pendidikan Islam Gagal

Benarkah Pendidikan Islam Gagal

 

Insiden 26 Jumadil Awal 1429 (1 Juni 2008), sungguh menjadikan kaum muslimin Indonesia prihatin. Di mana tidak prihatin?! Sesama saudara muslim melakukan bentrok fisik. Kedua tokohnya saling menghujat dan mencaci. Penyebabnya, tidak adanya dari masing-masing pihak, dalam mengendalikan hawa nafsu mereka. Mengapa harus terjadi?

 

Lebih mengerikan lagi, "insiden Monas" itu ditindak-lanjuti dengan psy-war di daerah-daerah. Yang berupa pemaksaan kehendak, intimidasi, teror, dan provokasi. Mengapa semua itu dapat terjadi? Menurut alfaqir jawabannya, "Karena republik ini telah gagal mendidik warga bangsanya."

 

Yang harus membuat kita sangat berduka, ternyata lembaga pendidikan Islam yang ada di negeri ini telah "gagal", di dalam melahirkan Perubahan Perilaku (Behavior Transformation).

 

Out put dari lembaga pendidikan Islam ternyata tidak secara otomatis menjadi Human Capital Investment (investasi modal manusia) yang bagus. Dengan kata lain, lembaga pendidikan Islam yang ada belum mampu mencetak para pelaku agama yang menjadi social capital (modal sosial) buat masyarakat manusia. Lembaga pendidikan Islam yang ada baru mampu melahirkan "manusia kardus" (human in box). Yaitu, manusia yang sangat premordial dan sangat sekterian. Bukan manusia yang berkepribadian rahmatal lil 'alamin (human elyon).

 

Terbukti mereka, khususnya para tokoh agamanya. Tidak lagi memiliki Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Intuisi (Emotional and Intuitional Quotient) yang bagus. Sehingga mereka sangat bangga dengan pendapatnya sendiri-sendiri. Boleh jadi karena di antara mereka telah terjadi saling mendengki; wa-llâhu a'lam.

 

Logikanya sangat sederhana. Kiblatnya sama. Shalatnya sama. Takbirnya sama. Rabb-nya sama. Nabi dan rasul-nya sama. Qur'an-nya sama. Ruku' dan sujud-nya sama. Menyembah Allah yang sama. Sama-sama muslim Indonesia. Insya Allah; yang membedakannya paling-paling karena kepentingannya saja. Tidakkah ini hawa nafsu. Tidakkah kita dilarang mengikuti hawa nafsu. Tidakkah Allah telah mengecam para manusia yang telah menuhankan hawa nafsunya?! Maka, jawaban atas pertanyaan, mengapa "insiden memalukan" itu sampai terjadi. Hal itu dikarenakan telah tertanam rasa kedengkian yang sangat mendalam di antara yang bertikai. Jika seorang manusia itu Ilmu Pengetahuan Diniah-nya mapan, niscaya secara dewasa ia akan dikaruniakan kemampuan dan kemauan untuk dapat mengendalikan rasa dengki tersebut terhadap sesama muslim khususnya, dan sesama bani Adam pada umumnya.

 

Apabila mereka memiliki Emotional and Intuitional Quotient (E.In-Q) bagus. Tidak mungkin terjadi "adu mulut" di depan publik, baik yang disiarkan melalui TV. Atau, yang dilangsir berbagai media massa. Hingga akhirnya menyulut kekerasan fisik atas nama Islam. Pertanyaannya? Lalu, siapa yang menang?! Mereka semua lupa, bahwa apa yang telah diperbuatnya itu telah menodai Islam sebagai agama yang cinta damai, agama yang anti-kekerasan, dan agama rahmatal lil 'alamin.

 

Manakala para tokoh agama saja perilaku Islam-nya sangat rendah. Bagaimana dengan para pengikutnya, muridnya, keluarganya, dan fans-nya. Sungguh mengerikan! Ternyata Islam dirusak oleh para tokoh Islam sendiri dari dalam. Mau mengakui atau tidak, inilah kenyataannya. Dan, kita harus berdoa kepada Allah swt, semoga tidak termasuk umat Islam yang ikut melakukan perusakan Islam dari dalam; na'udzu billâhi min dzâlik.

 

Bagaimana dengan pendidikan Islam kita selama ini? Ada mata pelajaran akhlak Islam, adab Islam, tafsir qur'an, hadis, sirah nabawiah, ushul fikih, ilmu fikih, dan yang lainnya. Yang intinya semua mengarah pada terbentuknya akhlak Islam. Sebagaimana pengangkatan Muhammad bin Abdullah sebagai nabiullah dan rasulullah; semata untuk menyempurnakan akhlak jahiliah menjadi akhlak Islam.

 

Alfaqir yakin, para tokoh Islam yang terlibat dalam "insiden Monas" tersebut sangat mengerti dan memahami mata pelajaran dan arah misi Islam tersebut. Yang menjadi pertanyaan mengapa insiden itu harus terjadi?

 

Jawabannya, tidak lain —insya Allah; wa-llâhu a'lam--  mereka tidak mampu mengendalikan hawa nafsu. Terutama nafsu dalam berkelompok. Alfaqir yakin, apabila mereka mau mengembalikan kepada hati nurani mereka, dan berpandu kepada Neraca Syariat. Insiden memalukan tersebut tidak akan pernah terjadi.

 

Segenap umat Islam Indonesia. Bahkan, seluruh umat Islam se-dunia, hendaknya mau menjadikan "insiden memalukan" tersebut sebagai sarana Pembelajaran Sifat (Character Learning). Sehingga di masa-masa mendatang tidak pernah terulang lagi; insya Allah.

 

Yang jelas kita harus terima kasih kepada Allah azza wa jalla. Di mana Allah telah memberikan pendidikan langsung. Bahwa, yang namanya memukuli orang itu ternyata tidak baik. Saling memaki sesama muslim itu, ternyata tidak baik. Ternyata gelar kehormatan apa pun tidak menjamin akhlak Islam seseorang itu bagus. Ternyata simbol-simbol keislaman yang dipakai seorang muslim, tidak menjamin fakih-nya ilmu agama dan ketinggian budi pekerti Islam-nya.

 

Karenanya, marilah kita melakukan Behavior Transformation (Betra). Sehingga tidak meniru-niru mereka, jelas itu sangat nista lagi memprihatinkan. Kita harus segera CC 100% dengan Neraca Syariat. Dan, harus segera merapatkan shaff sosial kaum muslimin mukmin. Segera mengakhiri keterkotakan di antara Persaudaraan Islam yang lahir, hidup, dan insya Allah wafat di republik ini. Tunjukkan pada dunia, bahwa kita benar-benar memiliki CC terhadap Neraca Syariat, Ilmu Pengetahuan Diniah, budi pekerti yang mulia, tatakrama yang terpilih, dan kebenaran.

 

Buat lembaga pendidikan Islam yang ada di negeri ini. Segera benahilah cara pengajaran dan cara mendidik. Begitu juga buat para ulama, ustadz, dan kiai segera lakukan redesign atas pengajaran dan pendidikan keagamaan dan keberagamaan. Telah terbukti model pengajaran dan pendidikan yang dilakukan selama ini, tidak banyak melahirkan out put yang signifikansi dengan akhlak Islam dan adab Islam. Jadikan masjid sebagai base camp. Jaga hati dan perut dengan baik dan benar. Cerahkan akal pikiran dengan ajak kembali melakukan pengagungan terhadap Allah azza wa jalla. Dan, tanamkanlah iman-islam-ihsan dengan baik dan benar. Sehingga umat Islam akan mendulang kejayaan yang berupa: Sehat; Sejahtera; dan Bahagia, insya Allah.

 

By Mayara, Edisi 71 Th. VII/Juli 2008

Rabu, 09 Juli 2008

What Is Success

What Is Success
(Oleh : Peter Lim )

 

Attaining peace of mind, happiness, satisfaction, inner strength, spiritual enlightenment and realizing the inner self is spiritual success" Remez Sasson

Setiap orang memiliki definisi yang berbeda mengenai makna sukses. Seorang dokter akan mengatakan sukses jika berhasil menyembuhkan pasiennya. Lain lagi bagi seorang guru, dia akan merasa sukses jika anak didiknya berhasil menyerap ilmu yang dia transferkan. Sedangkan Marketer akan mengatakan sukses jika produknya berhasil diserap pasar. "When the mind thinks of success, the outside world mirrors these thoughts" Remez Sasson. Disamping itu, masih banyak yang salah mengerti akan "faktor penyebab" berhasilnya diraih sukses, antara lain :

1.     Menganggap sukses identik dengan tingkat pendidikan yang tinggi. Kenyataannya, tidaklah selalu demikian. Banyak dijumpai orang - orang yang tingkat edukasinya rendah (bukan Sarjana / tidak samapi tamat SMA) tetapi sukses dalam bisnis bahkan jadi konglomerat. Mereka - mereka ini bisa sukses karena piawai dan jeli melihat peluang yang ada. "Your mind is the generator of failure, and also the generator of success" Remez Sasson

2.     Meng­anggap sukses identik dengan tidak melakukan kesalahan. Siapa yang tidak akan pernah melakukan kesalahan ? Justru karena melalui kesalahanlah, Thomas Alfa Edison sukses menemukan listrik. "Strong people make as many mistakes as weak people. Difference is that strong people admit their mistakes, laugh at them, learn from them. That is how they become strong" Richard Needham

3.     Meng­ang­gap sukses identik dengan kerja yang tanpa adanya batasan waktu. Kerja tanpa adanya batasan waktu, menunjukkan bahwa orang tersebut tidak professional pada pekerjaannya karena tidak memiliki time management. Seorang professional, tahu benar kapan harus mengawali dan mengakhiri pekerjaannya dengan hasil yang terbaik. Professionalism : It's NOT the job you DO, It's HOW you DO the job.

4.     Menganggap ­suk­ses identik dengan birokrasi yang sudah ditentukan. Di era yang serba praktis, semua bentuk birokrasi yang bertele - tele, complicated dan rumit, sudah sewajarnya disederhanakan. Karena selain tidak efisien, juga akan menurunkan produktivitas. "Professionalism knows how to do it, when to do it, and doing it" Frank Tyger

5.     Menganggap sukses identik dengan pe­tun­juk atasan. Petunjuk dibutuhkan jika acuan kerja belum ada atau masih ragu dan bimbang. Kemandirian dan kreativitas tidak akan timbul atau berkembang jira selalu tergantung pada orang lain. "Professional are people who do jobs well even when they don't feel like it" 

6.     Meng­anggap sukses identik dengan keberuntungan. Tanpa adanya usaha yang ulet, semangat dan serius, tidaklah mungkin keberuntungan akan mendatangi diri seseorang ibarat hujan emas dari langit. "The golden opportunity you are seeking is in yourself. It is not in your environment; it is not in luck or chance, or the help of others; it is in yourself alone" Orison Swett Marden
|

7.     Menganggap ­sukses identik dengan banyak uang. Sejujurnya, uang memang dibutuhkan tetapi jika tidak tahu cara memanfaatkannya secara bijaksana maka seseorang tidak saja akan menjadi budak bagi uangnya tetapi juga tidak akan bisa menjadi tuan bagi uangnya. "Money is better than poverty, if only for financial reasons" Woody Allen

8.     Menganggap sukses identik dengan pe­nga­kuan. Logikanya, sukses yang sesungguhnya adalah didasarkan oleh apa yang tertampak / nyata dan bukanlah dikarenakan oleh pengakuan atau penilaian dari orang lain. "There are things to confess that enrich the world, and things that need not be said" Joni Mitchell

9.     Meng­ang­gap sukses identik dengan tercapainya tujuan. Tujuan adalah sasaran yang ingin dicapai tetapi itu bukanlah akhir dari perjalanan. Tetapi adalah awal tujuan yang lain. "We are made wise not by the recollection of our past, but by the responsibility for our future" George Bernard Shaw

  1. Menganggap sukses identik dengan berakhirnya kesulitan. Hidup adalah perjuangan yang penuh dengan rintangan dan tantangan. Yang namanya kesulitan, pasti akan dialami. Yang menjadi masalah, mau atau tidak dihadapi. Jika lari dari kenyataan / tidak mau menghadapinya maka sampai kapanpun juga, kesulitan tersebut selain tidak akan bisa tersirnakan, kwantitasnya juga akan semakin banyak. "In the middle of every difficulty lies opportunity" Albert Einstein. Sukses atau tidak dalam hidup ini, andalah yang tahu / penentunya. "Attaining peace of mind, happiness and good relationships also mean success" Remez Sasson

Posting by Cah Gundol


KURSI BAMBU

Kursi Bambu
Oleh : Prie GS

Cuma untuk membedakan  mana yang penting dan mana yang mendesak, ternyata makin tidak mudah, termasuk dalam soal membeli barang. Karena jika Anda mulai memiliki uang, semua barang menjadi kelihatan penting dan  mendesak. Karena semakin maju ilmu pemasaran, para marketer itu juga makin pintar mementing-mentingkan dan mendesak-desakkan dagangan mereka. Akhirnya seluruh barang akan terlihat penting dan mendesak.

          Tengoklah almari Anda  yang penuh berjejalan itu. Apakah seluruh pakaian itu  selalu  Anda kenakan? Ternyata tidak. Barang yang tersimpan di dalamnya begitu lama, adalah barang yang kadang amat jarang dimanfaatkan. Inilah ternyata keadaan almari kita itu: ia terlalu  sering diisi tetapi amat jarang dikeluarkan. Sampah di mana-mana di rumah kita, tetapi kita sering menganggapnya sebagai barang yang berguna. Ini  kalau kita setuju pada definisi sampah berikut ini, yakni: sampah adalah barang yang kita miliki tetapi sama sekali tidak pernah ada gunanya. Jadi membedakan mana yang penting dan mendesak adalah panduan yang begitu tua umurnya, tetapi tidak mudah mendapat kepatuhan begitu saja.

          Seperti juga ketika suatu kali aku harus membeli sebuah kursi bambu. Ini jelas bukan barang penting apalagi mendesak. Apalagi di teras rumahku telah penuh kursi. Begitu penuhnya sehingga seluruh teras itu isinya malah cuma kursi melulu. Semua ini gara-gara aku terlalu lama tidak punya kursi, sehingga siapa saja tetangga yang hendak  membuang kursi lamanya, langsung teringat keadaanku. Akibatnya di teras rumah itu, kini penuh kursi pemberian. Jadi kesulitanku sekarang bukan lagi bagaimana menambah tetapi sudah berganti bagaimana mengurangi.

          Dari perhitungan ini, membeli sebuah kursi lagi, bukan cuma tindakan yang tidak penting dan  tidak mendesak, tetapi juga sebuah kekonyolan. Tetapi hidup memang berisi tidak cuma soal yang penting  dan yang mendesak, tetapi juga berisi rasa iba  dan tak enak hati. Melihat seorang tua, dengan empat kursi bambu panjang di pikulan adalah pemandangan yang tak mengenakkan. Beban itu pasti berat sekali. Dan cuma empat kursi  itu  saja yang sanggup dipikul pedagang tua ini. Maka kalau jumlah kursinya masih empat senantiasa, pasti belum ada satupun dagangan itu yang laku.

          Melihat beban orang tua ini, aku segera teringat uang Rp 6 milyar yang cuma dibungkus tas plastik untuk bonus seorang oknum jaksa. Teringat pula aku pada tumpukan uang ratusn ribu, pecahan uang terbesar di negaraku, yang cuma ditumpuk di  dalam  ember kamar mandi seorang koruptor, ketika KPK menggeledah rumahnya. Ada uang berlimpah-limpah di  sebelah sana, tetapi ada kerumitan hidup tak terperi di sebelah sini. Maka kursi bambu ini, kubeli tak lebih karena perasaan tak enak hati melihat pendulum sosial yang berat sebelah ini.

          Tetapi inlah risikonya, setelah kursi ini terbeli, aku segera bingung sendiri. Di mana gerangan ia harus diletakkan? Tetapi aku kaget  sendiri keitka kursi sepanjang ini  ternyata ringan sekali. Karena bobotnya itu, aku jadi tergerak untuk membawanya ke lantai atas, lantai kosong tanpa atap yang selama ini sulit diisi perabotan karena tangga menujunya sempit sekali. Tetapi dengan kursi  seringan ini, meskipun panjang, dengan  sedikit manuver, ia pasti akan sampai  ke atas sana. Dan benar akhirnya sampai juga barang ini di sana. Sejak itu  lantai atas tempat aku terbiasa menggelar tikar, tiduran sambil membaca itu, telah punya kursi panjangnya.

          Di kursi itulah aku memiliki gaya rebahan yang baru. Membaca sambil rebahan, merasakan  semilir angin, mengantar matahari terbenam jika sore melihat bintang-bintang jika malam. Tiduran di kursi bambu ini membuat aku sering tertidur  tanpa terasa. Tidur dengan kualitas yang amat jarang aku rasakan sebelumnya. Dan  setiap  kelelahan, aku cukup naik ke lantai tanpa atap ini untuk rebah d kursi ini dan tidur dengan cepatnya untuk bangun dengan gembira. Setiap bangun aku memandang kursi bambu jelek itu. Pikiranku ialah:  kursi ini kubeli dengan niat baik. Pantas saja jika ia ganti membawa kebaikan untukku!

Posting by Cah Gundul

 


**********************************************************************************************
Siegwerk Druckfarben AG,:Sitz der Gesellschaft: Siegburg; Amtsgericht Siegburg; HRB6597

Vorstand: Herbert Forker (Vors.), Ralf Hildenbrand, Dr. Ansgar Nonn, Hugo Noordhoek Hegt, Dr. Oliver Wittmann
Aufsichtsratsvorsitzender: Alfred Keller
**********************************************************************************************
This e-mail is confidential. If you are not the intended recipient, you must not disclose or use the information contained in it. If you have received this mail in error, please tell us
immediately by return e-mail, and delete the document.

Diese E-Mail ist vertraulich. Wenn Sie nicht der beabsichtigte Empfaenger sind, duerfen Sie die Informationen nicht offen legen oder benutzen. Wenn Sie diese E-Mail durch
einen Fehler bekommen haben, teilen Sie uns dies bitte umgehend mit, indem Sie diese E-Mail an den Absender zuruecksenden. Bitte loeschen Sie danach diese E-Mail.

**********************************************************************************************

Jumat, 04 Juli 2008

Cancer, update RS John Hopkins

PENYAKIT KANKER,  

UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHN HOPKINS  

SETELAH BERTAHUN-TAHUN MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU-SATUNYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI: MENCOBA) MENGHILANGKAN PENYAKIT KANKER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MENGATAKAN: “ADA CARA ALTERNATIF.”
Update dari John Hopkins 

1.                                Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel-sel ini berkembang  biak hingga berjuta jumlahnya..

2.                                Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa “tidak  ada sel kanker lagi” setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker karena sel-sel tersebut sudah berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi

3.                                Sel kanker tumbuh antara 6 sampai  lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.

4.                                Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel-sel kanker akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah  banyak dan membentuk tumor.

 5.                                Pada saat seseorang menderita kanker ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.

 6.                                Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara makan) dan menambahkan asupan suplemen.

 7.                                Kemoterapi meracuni sel kanker yang  bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel-sel sehat dalam tulang sumsum, gastrointestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dll.

 8.                                Sedangkan radiasi, bersamaan dengan  fungsinya yang menghancurkan sel kanker, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.

 9.                                Perawatan dini dengan kemoterapi dan  radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih  lanjut.

 10.                            Pada saat tubuh menanggung beban racun  yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.

 11.                            Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke tempat-tempat lainnya.

 12.                            Cara efektif untuk melawan kanker  adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan sel untuk dapat berkembang biak.

 

SEL KANKER MEMAKAN:

 ý      Gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.

 ý      Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu  kedelai (tanpa gula) sel-sel kanker akan kelaparan.

 Y     Sel-sel kanker berkembang dengan baik di  lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan dan sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit-parasit untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita kanker.

 ý      Dietari yang 80% berbasis sayuran  segar dan sarinya (jus), whole  grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari jumlah tersebut dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim-enzim aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit  untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel-sel sehat. Guna memperoleh enzim-enzim aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.

 ý      Hindari kopi, teh dan coklat, karena  mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur-unsur yang memerangi kanker. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah disaring (filtered) guna menghindari racun-racun dan kandungan logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung  asam.

 ý      Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang  tidak tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk  dan menambah timbunan racun.

 ý      Dinding sel-sel kanker mempunyai selaput  protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh  membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian  besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel-sel kanker dan selanjutnya memungkinkan bagi sel-sel tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.

 ý      Beberapa suplemen menaikan system  kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral,  EFAs dll) sehingga memungkinkan sel-sel tubuh sehat untuk menghancurkan sel-sel kanker. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel-sel yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.

 ý      Kanker adalah penyakit yang melibatkan  pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh. Kemarahan, sifat tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh berada dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajarlah untuk berjiwa  lembut dan pemaaf. Belajarlah untuk bersantai dan menikmati hidup.

 ý      Sel kanker tidak dapat berkembang  dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup  nafas dalam-dalam dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen  juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker.

 Ø       Jangan menggunakan tempat  plastic di microwave

Ø       Jangan memasukan botol air ke freezer

Ø       Jangan menggunakan 'plastic wrap' di microwave

 Rumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center.

Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel-sel di tubuh kita.  

Jangan membekukan botol plastik dengan  air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik.

Baru-baru ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi  untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik, terlebih untuk makanan yang mengandung  lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel-sel tubuh.  Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik.

Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tahu apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk-produk di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari  produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.

Beliau juga mengungkapkan tentang  plastic wrap seperti saran, juga berbahaya untuk digunakan menutup makanan  yang akan dipanaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat-zat beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Lebih baik, tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur).  

Selasa, 01 Juli 2008

Adakah yang Akan Mendoakan Kita?





Adakah yang Akan Mendoakan Kita?

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi
dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di
RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap
dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang
malaikat menghampiri si pengusaha yang
terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam
waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat
kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan
sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku
tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau
akan meninggal dunia!

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah
gampang .. . " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji
akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali
mengunjunginya; dengan antusiasnya si
pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku
sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat
aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih
dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50
orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".

Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku,
aku sudah berkeliling mencari suara hati yang
berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3
orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu
tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau
dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang
berdoa buat kesembuhanmu".

?>?>?>?>?>?>?>?>?>?>Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si
malaikat menunjukkan layar
besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa
buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat
wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada
2 orang anak kecil, putra putrinya yang
berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan
air mata di pipi mereka".

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu,
kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan
kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak
putus-putus berharap akan kesembuhanmu"

Kembali terlihat dimana si istri sedang
berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu
kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami
atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah
mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia
tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia
memberikan sumbangan, itu hanya untuk
popularitas saja untuk menutupi perbuatannya
yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan,
tolong pandang anak-anak yang telah Engkau
titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan
seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan
mereka seorang diri."

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-
kata tapi air matanya semakin deras mengalir
di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata
mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia
bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya.
Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat
waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang
luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10
menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah diantara karyawanku,
kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat, " Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak
Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu
semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik.
Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah".
Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah
kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu
sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang
malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di
kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi
sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,"Anakku,
Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi
meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00".

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si
pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat
menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan.
"Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang
lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja
dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. "

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau
seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat
gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang
pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa
buat kesembuhanmu. "

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak
terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya
kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada
saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang
yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan
kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain...
Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Terima kasih

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari
kekuatan hatinya.
Katakan ini dengan pelan, "Ya TUHAN saya mencintai-MU dan membutuhkan-MU,
datang dan terangilah hati kami sekarang...!!!". Kirim ke 10 orang, lihat
keajaiban malam ini. Tolong jangan di hapus, ini benar2 terjadi !!!!! ?>?>?>?>?>?>?>?>?>?>